Unusia Gelar Aksi Sobat Bumi Jilid II di Ciseeng, Tanam 150 Pohon dan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Humas Unusia
Content Writer
Bogor — Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) kembali menegaskan perannya dalam isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui Aksi Sobat Bumi Jilid II bertajuk “Indonesia Pulih, Indonesia Lestari” yang digelar di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini memadukan penanaman pohon, edukasi kebencanaan, urban farming, serta lomba kreatif anak-anak sebagai upaya membangun kesadaran ekologis sejak dini.
Sebanyak 150 pohon yang terdiri dari trembesi, alpukat, dan angsana ditanam sebagai langkah reboisasi untuk memperkuat ekosistem dan mengurangi risiko bencana lingkungan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Sobat Bumi Unusia, masyarakat, pemuda desa, serta sejumlah mitra strategis, termasuk BPBD, KNPI Kecamatan Ciseeng, dan Pemerintah Desa Babakan.
Ketua KNPI Kecamatan Ciseeng, Rahmat Gumelar, S.H., mengapresiasi inisiatif mahasiswa Unusia yang dinilainya sangat berdampak bagi desa. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menghadirkan penanaman pohon, tetapi juga edukasi kesiapsiagaan bencana serta keterlibatan unsur kampus dan CSR. Rahmat berharap model kolaborasi seperti ini dapat diperluas ke desa-desa lain di wilayah Ciseeng dan kawasan utara Bogor.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Babakan, Marwan Suherman, S.M. Menurutnya, Aksi Sobat Bumi menjadi momentum penting untuk membangun budaya menanam dan peduli lingkungan di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa penghijauan dan edukasi kebencanaan merupakan kunci pencegahan banjir, longsor, dan kekeringan. Marwan juga mengapresiasi adanya kegiatan kreatif anak-anak yang membuat pesan cinta lingkungan tersampaikan secara menyenangkan. Ke depan, ia berharap kolaborasi dengan Unusia dapat diperluas, tidak hanya pada penanaman pohon, tetapi juga aksi lain seperti pengelolaan irigasi dan kebersihan lingkungan.
Sementara itu, Ketua Sobat Bumi Unusia, Riki Hadiwinata, menjelaskan bahwa Aksi Sobat Bumi Jilid II dirancang sebagai gerakan terpadu yang menggabungkan sosialisasi kesiapsiagaan bencana, penanaman pohon, dan edukasi kreatif bagi anak-anak. Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari dapat berjalan lancar berkat dukungan masyarakat, pemerintah desa, KNPI, dan aliansi mahasiswa Ciseeng. Riki menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata mahasiswa Unusia untuk mewujudkan Indonesia yang pulih dan lestari.
Melalui Aksi Sobat Bumi, Unusia tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial, tetapi membangun gerakan berkelanjutan yang memadukan nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan pengabdian sosial. Dengan menjadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari praktik keagamaan dan kewargaan, Unusia terus berkomitmen menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan masa depan bumi.
Penulis: Anwariah Salsabila